Bayi Kosan

Posted: 22 October 2014 in Uncategorized

Hai hai, aku bibil, aku bayi yang tinggal di kos kosan 🙂

aneh ya, memang aneh itu keturunan, ibuku ini unik sekali adanya

jadi katanya sih, pekerjaan klinik ibu tinggal sedikit, dia gamau pindah, jadi aku diajaknya ke kamarnya nan imut itu

dibawanya semua peralatanku ke kamarnya, boksku dia letakkan di samping kasurnya

ibu sering bercerita tentang kemajuan pekerjaannya, aku tau ibu ingin segera menyelesaikan koassnya, aku gabisa ngomong, jadi aku teriak teriak aja pake suara miss dolphina, biasanya ibu tertawa kalau aku keluarkan suara yang ini hihii

kata ibu dulu, sebelum MPASI ibu akan sudah lulus, nyatanya sekarang usiaku sudah mau 7 bulan, dan ibu belum juga wisuda hahaha

ibu lucu sekali, berbelanja buah dan sayur, beras juga, dia blender, kukus, rebus, masak, dia lakukan di kamar kami ini, dia serius sekali membuatkan aku muntah itu #EH

aku ingin sekali ikut campur, memasukkan tangan ke dalam magic com, atau menumpahkan isi blendernya, tapi ibu kenapa ya selalu lihat huh 😦

sejauh ini makanannya enak, walaupun kata ibu aku si bayi pemakan muntah, mengolah muntah menjadi energi 😀 lihat saja, saat aku datang pertama kali ke kosan ini, aku baru bisa senyum senyum aja, sekarang aku sudah bisa tengkurap, merangkak, duduk, dan memanjat sambil berceloteh dan berteriak, hebat kan 😀

Di kosan ini banyak sekali tamu yang sering datang setiap waktu, tapi tak ada yang tamu ibu, kebanyakan adalah tamuku, katanya mereka mau main sama aku, aku senang saja, boring juga liat ibu terus kan :p aku paling senang kalau tamunya adalah ayah, karena ayah perutnya empuk bisa buat main trambolin #EEHHH

Aku ingin ayah dan ibu segera bersatu, biar kalo ibu rempong, aku digendong ayah, ga dipenjara di boks 😀 😀 impian aku unyu kan, iya aku kan kerjaannya cari cari perhatian 🙂 kata ibu, tak apa tinggal di kosan sementara ini, asal aku bisa makan cukup, tak berpisah dari kulit ibu setiap malam, bisa tersenyum dan tertawa lebar. aku tau sekarang, bahagia bukan pada saat seluruh impian menjadi kenyataan, tapi bisa menikmati seluruh prosesnya, dengan hati yang selalu merasa bersyukur, dengan kesadaran penuh, bahwa Allah masih sayang, Allah selalu cinta. Karena nanti mungkin kita sudah terlalu tua, atau malah tutup usia :’)

Ibu, semangat yaa! aku baik saja di kamar unyu ini, selama ada susu dan muntah warna warni aneka rasa itu, aku sudah cukup bahagia :*

kalau ibu mau jadi dokter gigi, aku mau jadi putri seorang dokter gigi, jadi mari kita selesaikan semua ini, dengan baik baik 😀

Advertisements
Comments
  1. malacimo says:

    bibiiilll aku kangeeenn… mau donk belajar MPASI jugaa… 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s