ada yang ditakdirkan menjadi salah untuk kita belajar bagaimana yang benar

Posted: 16 December 2010 in Uncategorized

Ada kaum-kaum jahiliyah di masa lalu, yang terkena azab Allah karena doa para nabi, karena ketidakpercayaan mereka akan kehidupan akhirat, ketidakyakinan akan Tuhan yang Esa.

Ada Abu Jahal, yang dalam kisahnya dalam Alqur’an sudah dipastikan menikmati panas api abadi bersama istrinya. Karena kesombongannya untuk mengikuti agama Rasulullah SAW.

Ada Israel yang dengan sebab perebutan wilayah yang dijanjikan, tak merasa bersalah membunuh sesama manusia, dengan cara biadab tak berperikemanusiaan

Ada Gayus Tambunan, dengan korupsi super sekali besar-besaran, melakukan perbuatan memalukan terang-terangan

Ada para wakil rakyat, yang malah jelas-jelas tidak mewakili suara rakyat

Ada wanita-wanita di jalanan malam, yang membiarkan dirinya terjual untuk memenuhi keperluan sehari-hari

Ada preman di pasar, yang tak melakukan apapun, tapi anehnya bisa mengantongi uang lebih banyak dari penjaja koran di tepi jalan

Ada maling jemuran, di pagi siang dan malam hari tak kenal waktu mengambil apa yang bisa diambil dari tali jemuran..

Lalu ada kita disini belajar dari kesalahan mereka semua, dan mengambil pelajaran. Lantas berbuat baik agar terhindar dari perbuatan yang salah-salah.

Lalu adakah terpikir oleh kita? Pelajaran tentang hal-hal baik kita dapatkan dari melihat hal yang buruk-buruk. Lalu tak sadar kita seharusnya kita berterimakasih pada mereka yang melakukan kesalahan yang karenanya kita menjadi belajar.

Dan sekarang, tak pernah ada salahnya kita juga berterimakasih untuk siapapun yang menyakiti hati kita, karena hasilnya, kita jadi tahu rasanya disakiti, rasanya tak didengar, rasanya disalahkan, rasanya berada di bawah.

Akhirnya kita bisa mempersembahkan yang terbaik untuk orang-orang disekeliling kita. Perbuatan baik dari kesalahan orang lain 🙂

karena dari kehidupan kita mendapat banyak pelajaran

tapi jangan lupa, kadang kitalah yang malah berbuat salah untuk orang lain belajar dari kesalahan kita. hidup kan tak pernah tak adil teman 😉

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s