Apa yang Kamu Lakukan ?

Posted: 10 October 2010 in Uncategorized

Bayangkan . .

 

Kamu sangat mencintai seseorang. Tidak tahu bagaimana caranya agar dia mencintaimu juga. Bagaimana mengetahui perasaannya padamu. Apakah ia juga mencintaimu.

 

Suatu hari entah tuhan menakdirkan apa untukmu, orang yang kau cintai itu berada dekat dengan dirimu. Tanpa kau tahu kenapa ia mengikuti langkah-langkahmu. Membuntutimu kemanapun kau pergi.

 

Lalu.. apa yang kau rasakan? Berdebar-debar.. ah J cintamu tak bertepuk sebelah tangan. Dengan yakin kau memikirkan hal itu.

 

Lalu.. apa yang kau lakukan? Kau kerjakan hal-hal yang baik, kau takut sekali kalau sampai ia melihat hal buruk yang biasa kau lakukan. Kau perlihatkan kelakuan yang pada kenyataannya tak pernah sebaik itu kau perankan. Kau berusaha keras tak mempersembahkan kecacatan sedikitpun di depan orang yang sangat kau cintai.

Agar ia juga mampu mencintaimu, lebih dari kau mencintainya.

 

Hhh …

 

Lalu.. sadarkah kau kawan?

Disini,

saat ini,

setiap saat.

Ada yang selalu mencintaimu, terus bersamamu, menemanimu kemana kau pergi sesuka hati.

Ya, aku juga yakin kau pernah sangat mencintainya, dulu..

tapi kau juga pernah merasa sedang tidak membutuhkannya bukan?

Jadi kau pergi saja jauh meninggalkannya. Tapi kawan, lihat! Dia tetap mengikutimu, terus berusaha menyadarkanmu bahwa ia selalu ada untukmu, mengejar dirimu yang tak kunjung ingat padanya. Dan sejahat apapun kau padanya, ia begitu baik hati untuk setia menjagamu, memberikan nafas dalam hari-harimu. Bahkan tetap mengabulkan doa-doamu.

Dan suatu saat, setelah kealphaanmu padanya telah begitu besar, setelah akhirnya kau menyadari kau membutuhkannya, kau baru kembali padanya setelah sekian kebahagiaan yang ia berikan padamu tanpa kau ucapkan terimakasih, setelah akhirnya kau jatuh tersungkur sendiri atas perbuatanmu, kau menangis meraung memohon-mohon pertolongannya.

Dan kau bisa lihat sayang, dia tak pernah marah, sudah pernah kukatakan dia selalu setia untukmu. Dia memaafkanmu, dia mengampunimu . .

“katakanlah, wahai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah mengampuni dosa-dosa semuanya (kecuali dosa syirik). Sungguh Dialah yang Maha Pengampun, Maha Penyayang. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepadaNya sebelum datang azab kepadamu, kemudian kamu tidak dapat ditolong” (Azzumar : 53-54)

Kawan, apa yang telah kita lakukan di depan mata tuhan?

 

Sungguh seharusnya jauh-jauh lebih baik dari yang kita lakukan di depan mata manusia, yang paling kita cintai sekalipun

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s